Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Kejari Batang Tahan Oknum Perangkat Desa Terkait Tindak Pidana Korupsi Dana APBDes

BATANG –harian fajar

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang kembali melakukan penahanan terhadap seorang tersangka dugaan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan dana APBDes di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (19/8/2021).

Tersangka yang kini menjadi tahanan titipan Kejari Batang di Rutan Polres Batang tersebut adalah pria berinisial Tr, selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Karangtengah, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang periode 2016-2020.

Penahanan terhadap Tr karena diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum atau menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang berkaitan dengan jabatan atau kedudukannya sebagai Sekdes Karangtengah. Sehingga mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp246.645.505.

Kajari Batang, Ali Nurudin, SH, MH menjelaskan penahanan terhadap tersangka Ts ini berdasarkan hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka pada hari ini Kamis, tanggal 19 Agustus 2021.

Sebab berdasarkan hasil penyidikan sebelumnya. Dimana tim penyidik telah mengumpulkan alat bukti dan barang bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana. Sehingga berdasarkan bukti permulaan yang cukup, maka pada tanggal 12 Agustus 2021 Kejaksaan Negeri Batang telah menetapkan Mantan Sekdes Karangtengah itu sebagai tersangka.

“Dan atas dugaan perbuatannya tersebut tersangka Tr disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun,” kata Kajari Batang melalui realese resmi Kejari Batang.

Menurut Ali Nurudin, penahanan terhadap tersangka TS ini juga berdasarkan syarat-syarat penahanan yang diatur dalam Pasal 21 Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana. Yaitu perbuatan tersangka diancam dengan pidana penjara 5 tahun serta dikhawatirkan tersangka akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan/atau mengulangi tindak pidana.

“Atas pertimbangan tersebut maka penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka Tr selama 20 hari ke depan dengan jenis penahanan Rutan yang dititipkan di Rutan Polres Batang,” tandasnya.

(Fajar)