Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Kapolres Gunung Mas Silaturahmi Dengan Ketua MUI dan Pengurus Masjid

Gunung Mas,harianfajar.com
Polres Gumas (Gunung Mas) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Pengurus Masjid di kecamatan Kurun menjalin silaturahmi sambil berdiskusi terkait beberapa hal, di Aula Bhayangkari Polres Gumas, Jumat (09/04/2021) siang.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Gumas, AKBP Rudi Asriman, SIK, menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan ketua MUI Gumas dan para pengurus masjid se-kecamatan kurun.

“Terima kasih atas kesempatan ketua MUI Gumas, Tokoh Agama, dan Pengurus Masjid yang telah hadir dalam kesempatan ini untuk berdiskusi terkait beberapa hal dalam menciptakan kondisi daerah yang aman dan nyaman, Serta terkait penyampaian Himbauan tentang tatacara pelaksanaan ibadah pada bulan Ramadhan ditengah pandemi Covid-19” ucapnya.

Rudi juga berharap agar pada pelaksanaan puasa kali ini tidak ada perbedaan antara Nahdatul Ulama dan Muhamadiyah.

“Kita berharap tidak ada perbedaan antara NU dan Muhammadiyah terkait pelaksanaan puasa tahun ini,” harapnya.

“dalam menyambut bulan ramadhan thn 2021 pemerintah tidak melarang dalam melaksanakan ibadah apapun termasuk pelaksanaan sholat terawih, buka puasa dan ibadah lainnya namun pengurus masjid/musholla harus tetap mematuhi ketentuan dan Protokol kesehatan yg telah ditentukan”

“Agar kepada Pengurus Masjid dan Para Tokoh Agama Islam agar dalam penyampaian tausiah tetap menyelipkan himbauan kamtibmas terkait kepatuhan terhadap prokes covid-19 serta menyampaikan bahwa penggunaan Vaksin Sinovac di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa serta Halal untuk digunakan.” Tegasnya

Meskipun masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun pemerintah sudah mulai mengeluarkan kebijakan dengan membuka sarana ibadah. Sentra ekonomi juga sudah dibuka kembali.

“Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro seiring berjalannya waktu mulai kita terapkan demi meredam penyebaran wabah Covid-19,” ungkapnya.

“Mengapa kita sangat mengharapkan peran para alim ulama, karena masyarakat lebih mendengar penyampaian dari para alim ulama ketimbang pemerintah,” ucapnya.

Terkait dengan petasan yang dapat mengganggu kekhusukan pelaksanaan ibadah dan dapat mengganggu harkamtibmas di wilayah Kabupaten Gumas, pihaknya akan segera menangani persoalan tersebut.

Sementara, Ketua MUI Gumas H. Fahmi, mengungkapkan masalah vaksinasi yang awalnya meragukan kini sudah dapat diterima masyarakat. Bahkan MUI sudah ada yang di vaksin termasuk para Tokoh Agama Islam .

“Saya berharap agar umat muslim yg ada dikabupaten Gunung Mas mengikuti apa yg telah menjadi peraturan pemerintah dalam pencegahan covid-19 harus benar-benar ditaati dan dipatuhi demi kebaikan kita bersama”

Bahwa Dalam Pelaksanaan Ibadah Sholat Umat Muslim Mengharuskan Untuk Meluruskan Dan Merapatkan Shaff Namun Dalam Situasi Seperti Sekarang Karna Keadaan Darurat Maka Memperbolehkan Yg Terlarang Seperti Harus Jaga Jarak Dalam Pelaksaan Sholat Berjamaah

dari pada gara-gara segelintir orang yg tidak taat semuanya kena musibah alangkah lebih baiknya kita mencegah ketimbang mengobati

untuk sama-sama kita ketahui bahwa kita hidup beragam agama, mari kita saling menghargai serta menghormati pemimpin kita sebagai mana Allah berfirman; “Barang siapa yang taat kepada Rasul, maka sungguh dia telah taat kepada Allah.” (QS. An-Nisa ayat 80)

Pihaknya berharap dalam rangka Menyambut Ramadhan sekiranya Aparat Keamanan atau Polri bisa menjamin keamanan dan ketenangan diantaranya dengan menertibkan Petasan, Warung atau Restoran yang buka di siang hari dan Balap liar malam hari dan minuman keras di tempat – tempat tertentu. (Febi)