Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Rentenir Keliling yang Bikin Dina Gantung Diri dan Bunuh Dua Anaknya

Denpasar ,harian fajar

DI TENGAH pandemi seperti sekarang ini, banyak masyarakat yang membutuhkan uang. Salah satunya dengan pinjaman mikro yang ternyata berkedok praktik rentenir yaitu Bank Emok.

Bank emok sendiri diambil dari bahasa Sunda yang artinya duduk lesehan.

Praktik ini memberikan pinjaman kepada ibu rumah tangga di Jawa Barat dengan bunga yang mencekik. Bank Emok menyalurkan pinjaman kepada suatu kelompok tidak perorangan. Penerima pinjaman ini harus lebih dari 10 orang.

Jerat utang Bank Emok ini juga dialami ibu muda di Cipatat, Bandung Barat. Bahkan wanita tersebut membunuh dua anaknya sebelum dia juga menghabisi nyawanya sendiri.

Dina Rosdiana Yulianti (31) tega menghabisi nyawa dua anaknya yaitu Yumna Tamimatujinan (4) dan Abqori Abrurahman Burhan (2,5). Dia diduga terlilit utang Rp5 juta yang dipinjam dari Bank Emo.

Dugaan motif Dina membunuh kedua anaknya yaitu Yumna Tamimatujinan (4) dan Abqori Abrurahman Burhan (2,5) akibat utang dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro.

“Iya, diduga keras seperti itu. Intinya almarhumah terlilit utang kemudian pamit. Info dari suaminya (utang) ke teman korban Rp5 juta,” kata Kasatreskrim dihubungi wartawan, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, korban juga meninggalkan sebuah surat dan menyampaikan ucapan pamit.

“Korban terlilit utang bukan kepada rentenir atau pinjaman online akan tetapi kepada teman korban,” tutup Kasatreskrim.

Sementara itu, Kepala Desa Cipatat Darya Suganda, mengatakan sebelumnya Dina mengutang di Bank Emok.

Hal ini diketahuinya setelah keluarga mendapati sepucuk surat permohonan maaf untuk suami dan keluarga.

“Hasil penelusuran sepintas polisi dari suaminya, korban punya utang dilihat juga dari surat wasiat. Tapi informasi belum pasti pinjam dari siapa-siapanya tapi bilangnya dari teman orang Ngamprah diduga bank emok,” ungkapnya.

Red