Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Pihak Rekanan Tak Kunjung Perbaiki.Ruas Jalan Desa Halangan Ratu yang Diduga Pembangunannya Asal jadi.

Pesawaran-harian fajar

Sebagai sarana transportasi di lingkungan kabupaten Pesawaran adalah Salah satu misi dari Bupati Dendi Ramadona K.ST.Dalam meningkatkan pembangunan di kabupaten pesawaran yang lebih baik dan berkesinambungan Sesuai dengan visi dan misi Bupati Pesawaran,membangun infrastruktur yang berkualitas.

Tapi sayang nya pengerjaan jalan Hotmix yang ada di lingkungan Pondok Pesantren Al-Farabi, Desa Halangan Ratu Kecamatan Negri Katon Kabupaten Pesawaran. Terhitung baru bebrapa bulan saja sudah kembali rusak,di karnakan jalan hotmix tersebut diduga dikerjakan asal jadi bahkan terkesan asal-asalan agar cepat rampung.Yang di menangkan oleh oknum rekanan Sebagai pemenang proyek tersebut

Di beritakan sebelum nya, terkait Peningkatan jalan Hotmix kabupaten Pesawaran,di lingkungan Pondok Pesantren Al-Farobi Desa Halangan Ratu kecamatan Negri katon senilai Rp.300.000.000,di duga asal jadi, hingga mengalami kerusakan dan ngelupas.

Salah satu warga setempat menggatakan, bahwa jalan tersebut dikerjakan pada bulan November tahun 2020.Belum genap dua bulan, kondisi jalan sudah banyak rusak, dan ngelupas,hingga terlihat batu onderlah nya.”ujarnya

“Pekerjaan begitu sangat cepat dan selesai ,sebelum menjelang tahun baru 2021, Namun sudah banyak yang rusak terutama di bagian pinggir yang retak Dan ngelupas ,”keluhnya Iyan, salah satu warga setempat, Sabtu, (09/03/2021).

Ia menilai pengerjaan proyek yang di duga asal jadi dan cepat selesai. Warga setempat merasa tidak puas dengan pengerjaan jalan tersebut,penguna jalan merasa sudah tak nyaman karna jalan yang baru selesai sudah retak dan ngelupas serta berlubang

“warga setempat meminta kepada dinas terkait ,yang tidak sesuai segera diperbaiki,dan yang rusak segera di bongkar agar tidak semakin parah,” ujarnya.

Dugaan di ketahui,pekerjaan pembangunan jalan tersebut, mengunakan anggaran APBD Tahun 2020.dengan nilai pagu Rp.300.000.000 juta.Dengan Panjang jalan 700 meter,di bawah Dinas Perumahan rakyat dan kawasan Permukiman Kabupaten Pesawaran.(Perkim)

Beberapa awak media yang tergabung dalam organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) korwil Kabupaten Peswaran.
Saat di komfirmasi dengan dinas (Perkim) melalui telpon selulernya,
Iya mengatakan ” Terima kasih atas informasinya, nanti saya hubungin Rekannan,karena itu sedang dalam pemeliharaan”.ucapnya

Tak lama kemudian,setelah awak media komfirmasi dengan dinas perkim.pihak rekanan dengan inisial (D),Menghubungi salah satu awak media “Ia Mengatakan bahwa pekerjaan jalan tersebut, bukan pekerjaan Dinas Perumahan rakyat dan kawasan Permukiman Kabupaten Pesawaran.(Perkim).Itu Pekerjaan umum (PU) Bina Marga” Ucap (D).saat menghubungi salah satu Awak media”.

Forum Pers Independent Indonesia(FPII). sempat layangakan surat Komfirmasi Secara tertulis kepada Dinas Pekerjaan Umum(PU),Bina Marga Dan di terima langsung oleh staf bagian Umum dengan waktu 3×24 jam. Namun tak kunjung ada balasan dari pihak Dinas Terkait.

Dengan waktu yang berbeda,dengan ada nya program pemerintah,ada nya pelaksaan suntik vaksianasi di RSUD Pesawaran, dengan hari yang sama,dan itu pun tidak sengaja ketemu langsung Dengan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pesawaran. Ketua FPII pesawaran Sufiawan langsung mempertanyakan adanya temuan para awak media saat di lampangan terkait pengerjaan jalan tersebut.

Saat Sufiawan pertanyakan pengerjaan jalan yang ada di Desa Halangan Ratu ,kepada Kepala Dinas PU yang akrab di pangil Fikri.
Fikripun mengatakan jalan tersebut akan segera di kerjakaan oleh pihak rekanan karana itu masih tanggung jawab rekanan.

“Iya nanti akan segera di kerjakan oleh pihak rekanan karna itu masih tanggung jawab rekanan”, ucap Fikri.

Namun sampai saat ini ,setelah ketua FPII Sufiawan pertanyakan kepada Kepala Dinas PU,sampai berita ini di terbitkan jalan tersebut tak kunjung ada perbaikan.