Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Proyek pengaspalan jalan terkesan asal jadi.

LAMPUNG TENGAH –Harian fajar

Proyek pengaspalan jalan/hotmik di Kampung Jaya Sakti Kecamatan An wayak Tuha terkesan asal jadi,pasalnya baru hitungan Minggu jalan beraspal tersebut sudah kembali berlubang seperti kubangan kerbau,hal ini tentu sangat di sayangkan soalnya begitu banyak uang negara yang d habiskan untuk membangun jalan tersebut,namun hasilnya jauh dari kwalitas layak.

Hal ini di sampaikan oleh ketua Posko Perjuangan Rakyat ( POSPERA) Lampung Tengah Subari Wijaya,S.AP melalui rilese yang dikirim ke redaksi media ini Senin (22/12/2020), kwalitas jalan sangat buruk dan harusnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan rekanan di panggil oleh inspektorat lalu di minta pertanggung jawaban kepada mereka itu.

Ini jadi PR besar untuk bupati terpilih nanti agar dapat menunjuk Kadis Bina Marga yang betul-betul memahami masalah infrastruktur. Sehingga nanti kadis Bina Marga tidak asal tunjuk atau asal memenangkan tender Pada rekanan yang kurang kompeten dalam pembangunan infrastruktur,”tukas Subari

Dinas Bina Marga seharusnya meminta pertanggung jawaban pada rekanan setiap proyek yang dikerjakan tidak sesuai spek atau bestek yang di standarkan oleh Bina Marga.

Saya berharap,lanjut Subari,” Dinas terkait meninjau kembali jalan hotmik yang sudah rusak dan terkesan asal jadi tersebut, bila tidak ada tindakan tegas dari dinas terkait terhadap rekanan yang kurang kompeten tersebut saya khawatir kedepan pengerjaan proyek pemerintah yang menggunakan anggaran APBD trsebut akan semakin amburadul dan di anggap lumrah oleh para rekanan atau kontraktor.Bila ini terus di diamkan oleh Bina Marga, dan Inspektorat cuma berpangku tangan, yang akan di rugikan sudah pasti masyarakat banyak Sebagai pengguna jalan.”tutupnya (red)