Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Viral Video Acara Maulid Nabi Yang Berubah Ajang Kampanye Bacakades, Kinerja Camat Dipertanyakan

Lampung Selatan, – Viralnya video oknum seorang Bakal Calon Kepala Desa ( Cakades ) yang bernama Helmi Yahya secara lantang sudah berkampanye menjadi perbincangan Masyarakat.

Acara yang di selenggarakan pada tanggal 18 -11-2020 tersebut seyogyanya merupakan acara Tablig Akbar memperingati Maulid Nabi dan Tahfidzul Qur,an Assalagiyah Dusun Tanjung Rame, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, akhirnya berubah menjadi ajang kampanye Bacakades Helmi Yahya.

Sontak acara tersebut sempat menjadi pergunjingan warga masyarakat Desa Tanjung Baru khususnya warga Dusun Tanjung Rame.

Sebelumnya, menurut beberapa warga yang memberi keterangan kepada media ini, bahwa masyarakat di undang untuk hadir di acara tersebut karena akan ada Penceramah Ustad Mumuy.

“Kami waktu itu di undang untuk hadir, karna katanya panitia acara juga akan menghadirkan Ustad Mumuy sebagai Penceramah, nanun ternyata tidak ada” jelas Mus warga RT 02 dusun Tanjung Rame.

Lain halnya yang disampaikan Ros warga RT 03 , selain merasa dibohongi, menurutnya acara tersebut terkesan aneh karena yang tadinya acara Maulid Nabi tapi isi acaranya kampanye.

“Sial mas, kami ngerasa dibohongi, kata nya Maulid
Nabi, tapi kok pemilik Pondok, Ustad Mustofa dan Pak Helmi Yahya nya berkampanye,” jelas Ros.

Heri Purnomo selaku Camat Merbau Mataran ketika dimintai tanggapannya terkait video kampanye oknum Cakades tersebut, Selasa (15/12/2020) terkesan enggan berkomentar.

“Ga tahu saya masalah itu,” ucap Heri Purnomo via WatsApp.

Sukardi, salah satu Anggota DPRD Lampung Selatan sangat terkejut dan menyayangkan hal tersebut setelah menyaksikan video oknum Cakades yang sudah berkampanye.

Menurutnya, Camat Merbau Mataram selaku struktural harusnya memberi teguran.

“Waaah,waah kok bisa kaya gitu…? tahu prosedur ga ini… Hadeeeh…
mestinya Camat yang punya wilayah dalam hal ini, secara struktural Camat punya wewenang untuk melakukan teguran” ucap Sukardi

Sementara Helmi Yahya dan penyelenggara kegiatan Maulid Nabi tersebut sampai berita ini ditayangkan belum bisa dininta tanggapan (tari)