Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Kapolres Katingan Ajak Masyarakat Tangkal Paham Radikalisme

Katingan,harianfajar.com
Polres Katingan, Pengaruh radikalisme yang merupakan suatu pemahaman baru yang disebarkan pihak tertentu contohnya, seperti agama, sosial, dan politik, seakan menjadi semakin rumit karena berbaur dengan tindakan yang cenderung melibatkan kekerasan.

Berbagai tindakan teror yang tak jarang memakan korban jiwa seakan menjadi cara dan senjata utama bagi para pelaku paham radikal dalam menyampaikan pemahaman mereka dalam upaya untuk mencapai tujuan para pelaku tersebut

Berbagai propaganda paham radikal masih terlihat di beberapa tempat, seperti perguruan tinggi, masjid, organisasi masyarakat, dan bahkan dalam lingkup pemerintah pun sekarang sudah memasuki wilayahnya

Kapolres Katingan, Polda Kalteng AKBP Andri Siswan Ansyah, S.I.K., M.H., mengatakan Polri Khususnya Polres Katingan, melakukan upaya antisipasi pemahaman radikalisme menyebar di masyarakat guna mencegah masyarakat terpengaruh kelompok paham itu.

“Kita ajak masyarakat untuk sama sama menolak dan tidak terpengaruh dengan paham radikalisme dan terorisme, intinya bagaiman sitkamtibmas di Wilayah hukum Polres Katingan terjaga aman dan kondusif,” kata Kapolres disela pengamanan Rapat Pleno terbuka, Selasa (15/12/2020) siang.

Dia menegaskan radikalisme merupakan paham yang harus diantisipasi, karena mudah masuk ke lapisan masyarakat yang kurang mengetahui tentang ideologi pancasila, agama persatuan dan kesatuan bangsa itu.

“Tolong dijaga wilayah kita yang sudah aman ini, dengan kehadiran Babinkamtibmas sebagai garda terdepan yang turun langsung ke masyarakat di kawasan heterogen tersebut. Sebab, tahapan radikalisme yang diawali dari sikap intoleran hingga individu atau kelompok tersebut menjadi radikal.
Mengajak masyarakat bekerja sama dengan Kepolisian untuk mengantisipasi paham tersebut tersebar di Katingan,” lanjut Kapolres.

Dia menambahkan, agar masyarakat tidak terlibat kelompok radikal sekaligus mewaspadai, mengidentifikasi, dan melaporkan bila menemukan indikasi penyebaran paham radikalisme di lingkungan masing-masing.

“Polri tidak akan memberikan ruang kepada kelompok, Premanisme, Intoleransi, Radikalisme yang membuat Resah dan takut masyarakat. Karena Negara tidak boleh kalah oleh mereka,” pungkasnya. (Fabianus)