Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Disinyalir tidak terpasangnya papan informasi pekerjaan siring pasang di Kecamatan Pakuan Ratu, menjadi proyek siluman. Jum’at 04/12/2020.

Way kanan ,harian fajar

Dugaan pekerjaan milik dedemit (siluman) itu, pasca tidak diketahui sumber dana nya, volume pekerjaan, serta pagu anggaran drainase (Siring pasang) tersebut.

Selain minimnya informasi pada publik nilai kontrak pekerjaan, sejumlah pekerja pun, terkesan bungkam. ” Kami hanya pekerja disini, tidak tahu apa-apa,” kata beberapa pekerja siring pasang, terkait diminta nomor telepon seluler, siapa pemilik pekerjaan tersebut.

Sementara mnurut keterangan, salah seorang tenaga kerja yang enggan disebutkan nama nya, ketika meninjau pembangunan siring irigasi.

Menjelaskan, pekerjaan siring pasang itu, panjang nya mencapai 260 meter dan lebar 50 cm. Sedangkan kedalaman 70 cm. Kata dia.

Menurut salah satu Kaur Kampung (Desa) yang berinisial SR. Menerangkan, bahwa dirinya yang mengesup matrial jenis pasir, dan ia pula tidak merasa keberatan untuk di ekspos jika ada yang salah pengerjaan drainase.

Sementara dari pantauan awak media dilokasi pekerjaan, pemasangan batu hanya tersusun dan menempel dinding tanah, selain itu pula, adukan semen yang berkwalitas sebagaimana layaknya standar kontruksi.

Selain dipandang telah melanggar Undang – Undang Nomor. 14 tahun 2008. Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). maka pekerjaan siring pasang itu juga tidak anggap tidak mengikuti apa yang menjadi bagian Rencana Anggaran Belanja (RAB).