Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

SMKS KRD WCN DIDUGA SELEWENGKAN BANTUAN DANA BOS AFIRMASI

Lampung Tengah ( harianfajar.com )—-
Untuk membantu kegiatan oprasional sekolah dan mendukung kegiatan pembelajaran yang belum tercukupi dari dana bantuan oprasional sekolah reguler serta sebagai bentuk penghargaan atas kinerja sekolah, perlu memberikan bantuan operasional sekolah afirmasi dan dana bantuan operasional kinerja, Selasa (1/12/20)

Semua bantuan tersebut harus kirannya mengikuti petunjuk – petunjuk yang sudah ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini Kementrian Pendidikan yang sudah diatur dlm perundang – undangan.
Pasal 4 ayat (1) huruf (a) : Memiliki profesi Siswa dari keluarga miskin yang lebih banyak, (b) : Menerima dana bos reguler yang lebih rendah, (c) Memiliki profesi Guru yang bersetatus PNS/ Guru tetap yayasan yang lebih kecil.

Pasal 7 ayat (2) : penggunaan dana bos afirmasi dan dana bos kinerja tidak dapat digunakan untuk membiayai Belanja yang sudah dibiayai secara penuh oleh sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan perundang – undangan.

Awak media Garda Surya News dan Team dari media Mitra Pol, Media WartaNews, LSM Mabesbara datang untuk menemui Kepala sekolah SMKS Krida Wacana untuk mengkonfirmasi terkait dana bantuan Bos afirmasi/ Bos kinerja yang sudah diterimanya, Pak SCPT selaku kepala sekolah SMKS Krida Wacana dengan tegas beliau mengatakan, dana tersebut sudah kami salurkan sesuai dengan SOP nya dengan perincian sebagian untuk Membayar Gajih Honor ujarnya, sedangkan gajih guru honor mutlak sudah dianggarkan dari dana Bos Reguler dan Dana Komite,
Bahkan Awak media juga dilarang untuk datang melihat Fisik sekolah tersebut, jangan – jangan kesekolah buat apa kesana ungkapnya, karna penasaran awak media datang melihat keadaan fisik sekolah tersebut, ternyata sekolah tersebut tidak mempunyai Plang Sekolah dan beberapa bangunan rusak tidak terawat. Dalam hal ini Awak media akan mempertanyakan hal ini terhadap Dinas Pendidikan Propinsi Lampung khisus nya kabid pendidikan SMK dan diteruskan Kepada Kepala Dinas Pendidikan.

Pak SCPT selaku Kepala Sekoalah SMKS Krida Wacana yang seharus nya meberikan contoh yang baik terhadap SMK lain nya, menurut pandangan awak media Pak SCPT malah mengajarkan hal – hal yang melanggar baik edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Pendidikan Propinsi Lampung, maupun Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 24 Tahun 2020.

Oleh karena nya kami sepakat untuk menerbitkan hal terkait diatas melalui beberapa Media Cetak dan Online yang akan dilanjutkan dengan mengkonfirmasikan nya kepada Kepala Bidang ( Kabid ) SMK Propinsi Lampung dan Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Lampung.( team )