Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

BNNP Kalteng Press Release Tiga Kasus Narkotika Jaringan Lapas

Palangka Raya,harianfajar .com

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah kembali mengungkap kasus tindak pidana peredaran Narkotika jenis sabu. Hal tersebut disampaikan saat Press Release di Kantor BNNP Kalteng di Jalan Tankasiang Palangka Raya, Senin (09/11/2020) pukul 13.30 WIB.

Press reliase yang dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Drs. Edi Swasono, M.M, juga dihadiri oleh Petugas Bea Cukai Pulang Pisau dan sejumlah petugas BNNP Kalteng.

“BNNP Kalteng melakukan press release empat kasus Narkotika, tiga kasus yang dikendalikan dari Lapas Palangka Raya dan yang satu penangkapan hasil kerjasama dengan Bea Cukai, hasil penangkapan pada tanggal 25, 26 dan 29 Oktober 2020, pada hari Minggu (25/10/2020) Tim Brantas BNNP Kalteng telah menangkap seorang tersangka pembawa sabu yaitu Fathor Yakub (23), dari tersangka kita temukan 100 (seratus) gram sabu, “ujar Edi Swasono.

Lanjutnya, setelah Fathor meletakkan barang di Jalan Jendral Sudirman, tidak lama kemudian datang seorang wanita yang mengambil barang tersebut dengan mengendarai mobil HRV warna putih KH 1034 TM. Kemudian Tim Brantas BNNP Kalteng mengamankan IRT Milawati (30).

“Saat kita lakukan pengembangan ternyata Fathor ini dikendalikan oleh seseorang dari Lapas yang bernama Sakiman, untuk mengambil barang dari Palangka Raya, Sedangkan “Milawati disuruh oleh seseorang yang merupakan penghuni Lapas yang ada di bilangan Jalan Cilik Riwut km 2 Palangka Raya bernama Fahmi yang juga suami dari Milawati, sungguh sangat miris peredaran Narkotika masih dikendalikan dari para Napi di Lapas, “beber Edi Swasono.

Selain sabu juga turut diamankan barang bukti non narkotika dari kedua tersangka, 1 (satu) unit sepeda motor Yamaha MX KH 6446 FC, 1 (satu) buah Hp merk Xiomi warna hitam, 1 (satu) unit mobil HRV warna putih KH 1034 TM dan 1 (satu) buah Hp merk Samsung warna hitam.

“Pada tanggal 27 Oktober Tim Brantas BNNP Kalteng kembali menangkap seorang tersangka bernama Fahrozi (61) di Jalan Jati Indah nomor 03 Panarung Kecamatan Pahandut Palangka Raya, pada saat di geledah terdapat sabu 100 gram, juga dirumahnya saat kita geledah terdapat 23 bungkus sabu dari berbagai ukuran, setelah di timbang jadi total yang temukan 1.040 gram, kemudian dilakukan pengembangan lebih lanjut, ternyata juga diperintah oleh seorang Napi Lembaga Permasyarakatan Palangka Raya bernama Reza Fahlevi yang tak lain adalah anaknya, ” ujar Kepala BNNP Kalteng.

“Kemudian pada Tanggal 29 Oktober 2020 di Jalan Trans Kalimantan Km 34 Tumbang Nusa Tim Brantas juga menangkap seorang tersangka pengedar sabu bernama Arbain (37) pada saat digeledah padanya ada 750 gram sabu, yang dikendalikan oleh tiga orang napi Kasongan, “beber Edi.

Terhadap tersangka dikenakan Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU.No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman paling singkat 5 tahun penjara dan paling lama 20 Tahun.(Fabianus)