Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Coffee Morning Dan Pemberian Rompi Liputan Kepada Insan Pers Oleh Kapolresta Di Aula Polresta Palangka Raya

Palangka Raya Harianfajar.Com

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Punya Komitmen yang Tinggi Untuk Melindungi dan Mendukung Pekerjaan Jurnalistik dengan memberikan Rompi dan Topi untuk menunjang Kinerja Insan Pers di Aula Polresta Palangka Raya J19alan Cilik Riwut KM 3 Palangka Raya Kalteng. Senin ( 19/10/2020) 08:00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kapolresta Palangka Raya, Kadis Kesehatan Provinsi Kalteng,Wakapolresta, dan seluruh Pejabat Utama Polresta Palangka Raya dan Beberapa perwakilan Media Cetak, Media Online,Media Elektronik.

Kapolresta Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, menyampaikan dalam sambutannya Rekan – Rekan Pers merupakan Mitra Polisi maka dari itu Perlu dilindungi Setiap melakukan Aktivitas liputan untuk itu perlu kita jaga keselamatan setiap menjalankan tugas apalagi saat menjalankan Tugas liputan saat Unjuk Rasa (UNRAS).

“Polda Kalteng melalui Polresta Palangka Raya Punya Kepedulian dan Apresiasi Kepada Insan Pers maka dari itu Kepolisian khususnya Polresta Palangka Raya memberikan Rompi Liputan dan Topi untuk menunjang Kinerja Insan Pers apalagi saat menjalankan Tugas liputan waktu Unjuk Rasa (UNRAS) Sehingga Pihak Kepolisian dan Masyarakat yang menyampaikan Aspirasi mengetahui Bersama bahwa ada Teman – Teman media yang sedang Meliput,”Jelasnya.

Supaya diketahui Bersama Insan Pers dalam menjalankan Tugas liputan di lindungi oleh UU Pers Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers adalah pelaksanaan kemerdekaan pers yang merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan menjadi unsur yang sangat penting untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang demokratis, sehingga kemerdekaan mengeluarkan pikiran dan pendapat sebagaimana tercantum dalam Pasal 28 Undangg-Undang Dasar 1945 harus dijamin. Pers dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang demokratis, kemerdekaan menyatakan pikiran dan pendapat sesuai dengan hati nurani dan hak memperoleh informasi, merupakan hak asasi manusia yang sangat hakiki, yang diperlukan untuk menegakkan keadilan dan kebenaran, memajukan kesejahteraan umum, dan mencerdaskan kehidupan,”pungkasnya.

Fabianus