Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

MASYARAKAT PRO KONTRA DENGAN ADANYA APRI (Asosiasi Penambangan Rakyat Indobesia)

kapuas hulu ,Harian Fajar

Jangan jadikan Asosiasi penambangan rakyat (APRI)keoentingan kelompok di kapuas hulu .

Selaku masyarakat yang mendukung APRI (Asosiasi Penambangan Rakyat Indonesia )menyambut dengan gembira karna melegalkan aktivitas penambangan selama ini di anggap elegal walaupun harus membayar Rp.250.000 (Dua ratus Lima Puluh Ribu)bagi penguna mesin Fuso dan membayar Rp.100.000 (seratus ribu)bagi pekerja penambang mesin domping.

Bapak Gus dalam wawancara dengan media yang mewakili Masyarat belum tergabung dalam APRI (Asosiasi Pertambangan Indonesia) masih mempertanyakan mengapa legalitas dan kapasitas APRI(Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia)tidak dilegalkan seluruh kabupaten kapuas hulu saat sekarang sudah mulai beraktifitas di kecamatan jongkong dan pengkadan baik rekutmen aplikasi di lapangan.

Harapan kami untuk pemerintah Kapuas Hulu dapat memberikan kepastian tentang legalitas dan kapasitas APRI (Asosiasi Pertambangan Rakyat Indonesia )benar benar tepat guna dan legalitasnya di akui oleh Negara .

Di mohon pemerintah mempertegas legalitas Asosiasi Penambangan Rakyat (APRI) untuk kapuas hulu .

Tim