Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

Kronologi Hilangnya Anak 16 Tahun di Kemayoran yang Diduga Diculik

Jakarta – harian fajar

Anak perempuan Audy (16) di Kemayoran, Jakarta Pusat, dilaporkan hilang sejak Selasa (8/9). Belakangan ada dugaan, anak berkebutuhan khusus itu diculik oleh seseorang.
Fachri selaku kuasa hukum keluarga menjelaskan, pada Selasa (8/9) sekitar pukul 18.00 WIB, Audy keluar dari rumah untuk mencari kucing. Sebelumnya, Kapolsek Kemayoran Kompol Khoiri menyebut korban keluar dari rumah karena disuruh ibunya ke warung.

“Jadi gini, waktu tanggal 8 September kemarin jam 18.00 WIB, pas mau Magrib, si korban ini ngasih makan kucing di depan rumahnya,” kata Fachri saat berbincang , Jumat (2/10/2020) malam.

Keluarga tidak menaruh curiga saat itu. Karena Audy tidak kunjung kembali ke rumahnya, orang tuanya kemudian mencarinya.

Setelah habis Isya, dicari ibu sama bapaknya, di lingkungan kok nggak ada,” katanya.

Orang tua sudah mencari Audy ke mana-mana, tapi tidak ditemukan. Setelah dua hari pencarian tidak membuahkan hasil, keluarga akhirnya melapor ke Polsek Kemayoran.

“Akhirnya keluarga menunggu 1×24 jam sebelum membuat laporan kehilangan orang di Polsek Kemayoran. Jadi di Polsek Kemayoran itu laporan kehilangan. Pas tanggal 10 September itu buat laporan kehilangan anak,” tuturnya.

Tidak hanya membuat laporan polisi, keluarga juga menyebarkan selebaran informasi orang hilang di tempat umum. Informasi orang hilang itu juga disebar di media sosial.

Hingga kemudian pada Jumat (11/9), keluarga mendapatkan informasi bahwa Audy ditemukan di Jombang, Jawa Timur. Dari situ, ada dugaan korban telah diculik seseorang.

“Sekitar tanggal 11 September itu, ada di media sosial ada yang bilang lihat Audy. Karena anak ini kebetulan berkebutuhan khusus, jadi nggak mungkin bisa sejauh itu,” imbuhnya.

Pihak keluarga akhirnya melaporkan dugaan penculikan itu ke Polda Metro Jaya. Saat ini kasus ini masih diselidiki pihak kepolisian.

Sebelumnya, Kapolsek Kemayoran Kompol Khoiri membenarkan adanya laporan orang hilang atas nama korban. Korban disebutnya hilang sejak 8 September malam setelah pergi ke warung.

“Korban saat itu diminta keluar sama ibunya, ya pergi beli sesuatu, kemudian nggak balik. Itu juga pas mau Magrib informasinya ya disuruh beli sesuatu,” kata Khoiri ketika dihubungi wartawan, Jumat (2/10/2020).