Harian Fajar

Mengungkap Fakta & Peristiwa

4 Ruang Kelas SDN di Kudus Ini Sudah 2 Tahun Rusak Parah

Kudus – Harian Fajar

Sebanyak empat ruang kelas di SDN 2 Purwosari Kecamatan Kota, Kudus, Jawa Tengah kondisinya rusak parah. Hal tersebut pun sudah terjadi sejak dua tahun yang lalu.

ada empat ruang kelas di SDN 2 Purwosari mengalami rusak parah. Di bagian langit-langit ruang kelas ambrol. Bahkan ada yang ditopang dengan bambu.

Operator Sekolah Tenaga Kependidikan pada SDN 2 Purwosari, Rahardiani mengatakan empat ruang kelas di SD tersebut yang rusak sejak dua tahun yang lalu. Ruangan yang rusak meliputi kelas 1, kelas 3, kelas 5, dan kelas 6. Pihak sekolah, kata Rahardian, sudah mengusulkan perbaikan kepada dinas terkait.

Sudah sejak lama (ruang kelas yang rusak), sekitar dua tahun ada,” kata Rahardiani kepada wartawan saat ditemui di SDN 2 Purwosari, Jumat (18/9).

“Kita sudah berkali-kali mengusulkan ada perbaikan, sering melaporkan, sering membuat proposal, sudah 5 kali lebih diajukan. Ya pernah (orang dinas) ke sini, tapi sampai saat ini belum ada realisasi,” keluh dia.

Rahardiani mengatakan, sebelum ada pandemi tahun ajaran 2019/2020 kondisi ruangan di sekolah yang memiliki 133 siswa tersebut sudah rusak. Bahkan ketika kegiatan KBM dan saat musim penghujan dua ruang kelas tersebut tidak dapat digunakan.

“Kalau hujan bocor, dipel kalau hujan. Sehingga KBM tidak bisa dilakukan saat musim penghujan,” kata dia.

Hingga akhirnya para siswa dievakuasi ke ruangan lain yang masih bisa digunakan. Untuk siswa kelas 3 dipindah di kelas 4. Lalu siswa kelas 4 dipindah ke laboratorium bahasa.

“Karena kondisi kelas yang tidak memungkinkan untuk kondisi KBM. kalau yang kelasnya bisa dipakai ya dipakai, tapi kalau hujan harus dipel dulu,” ceritanya.

Diwawancara terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan, dan Olahraga Harjuna Widada mengatakan SDN 2 Purwosari akan segera diperbaiki. Rencananya perbaikan ini dianggarkan pada APBD perubahan tahun ini. Anggaran yang dibutuhkan untuk memperbaiki empat ruangan tersebut sebesar Rp 200 juta.

“Ini (untuk perbaikan SDN 2 Purwosari) perubahan dapat Rp 200 juta. Dan nanti ada dua SD lainnya yang akan diperbaiki juga karena mendesak. Ini perubahan akan segera mendapatkan anggaran,” kata Harjuna kepada wartawan di SDN 2 Purwosari pagi tadi.